Sering Terjadi, 3 Faktor Yang Merusak Kulit Saat Olahraga

Olahraga adalah salah satu cara menyehatkan tubuh yang paling seru. Manfaatnya juga banyak untuk tubuh mulai dari membentuk tubuh, menjaga kesehatan mental, meningkatkan kebugaran, meningkatkan konsentrasi, hingga membersihkan kulit.

Tapi, beberapa kesalahan yang tanpa kita sadari mala bisa memicu berbagai masalah terhadap kulit. Seperti contoh kesalahan saat berolahraga di bawah ini yang bisa merusak kulit.

1. Menggunakan handuk keringat untuk mengusap wajah

Handuk yang kita gunakan untuk mengusap keringat menyimpan banyak bakteri, terutama handuk yang kita pakai bersentuhan langsung dengan peralatan olahraga. Dilansir dari laman kesehatan, handuk dengan kondisi seperti ini akan dengan mudah menyebarkan bakteri penyebab infeksi, jerawat, dan berbagai masalah kulit lainnya ketika kamu menggunakannya untuk mengusap wajah.

Upaya untuk menghindari masalah seperti ini, kamu bisa mencoba untuk menghindari mengusap wajah dengan handuk saat berolahraga. Bahkan, membiarkan keringat menguap dengan sendirinya jauh lebih baik, dan bersihkan badan dengan mandi ketika selesai olahraga.

2. Tidak menggunakan tabir surya saat olahraga di luar ruangan.

Seperti yang kita ketahui, paparan sinar UV dari matahari dapat memicu kerusakan pada kulit seperti muncul garis halus, hiperpigmentasi, hingga yang paling bahaya yaitu kanker kulit.

Untuk mencegah ini terjadi, saat berolahraga di luar ruangan, sangat di anjurkan untuk menggunakan tabir surya ke seluruh area kulit yang tidak tertutup.

Tapi, kamu juga harus pintar-pintar memilih tabir surya. Terutama bagi orang yang memiliki kulit sensitif, hindari penggunaan tabir surya yang lengket dan keras karena bisa menyumbat pori-pori kulit sehingga memicu jerawat.

3. Terlalu banyak gesekan

Saat bergerak kulit akan mendapatkan gesekan berulang-ulang dengan pakaian atau kulit area lainnya. Hal ini bisa menyebabkan bercak merah yang terasa perih atau seperti terbakar. Cara menghindari masalah satu ini, kamu bisa memilih pakaian dengan bahan yang lebih halus dan kurangi terjadinya gesekan.

Dikutip dari Jurnal kesehatan wanita, jika kulit kamu mengalami masalah seperti lecet, cuci area kulit yang lecet tersebut dengan air hangat atau dingin yang bersih, gunakan sabun, lalu oleskan salep antibiotik.

Manfaat Tak Terduga dari Kunyit Untuk Kulit

Sejak dahulu kala, kunyit sudah di kenal dan di manfaatkan banyak orang di dunia ini sebagai salah satu pengobatan tradisional dan kosmetik kecantikan. Selain di manfaatkan dalam bentuk utuh, saat ini sudah terdapat banyak produk yang menggunakan bahan dasar kunyit seperti suplemen, produk kecantikan, dan bumbu masakan bubuk.

Sudah banyak penelitian ilmiah mengenai khasiat dari kunyit bagi kesehatan dan kecantikan. Berikut ini sudah kami kumpulkan beberapa informasi manfaat kunyit untuk tubuh. Yuk, simak ulasannya di bawah.

1. Mempercepat penyembuhan luka

Penyembuhan luka merupakan manfaat dari bahan herbal yang kerap kali diremehkan, termasuk kunyit ini. Padahal, kemampuan tubuh untuk menyembuhkan diri sendiri membutuhkan waktu yang lumayan lama sehingga membutuhkan bantuan dari beberapa nutrisi penting.

Dikutip dari laman kesehatan harian, kunyit terbukti mampu membantu proses penyembuhan luka lebih cepat dengan mengurangi peradangan serta menetralkan oksidasi. Hal inilah yang akan membuat kulit dapat memperbaiki dirinya sendiri dengan cepat.

2. Mengatasi jerawat

Kunyit bisa menjadi bahan alami untuk menghilangkan bekas jerawat hormonal. Sebab, kunyit memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-bakteri yang berfungsi untuk memperbaiki kulit rusak.

Jerawat pada dasarnya bisa muncul karena adanya bakteri Propionibacterium acnes. Dilansir dari Greatist, perpaduan antara asam laurat dan kurkumin pada kunyit bisa menjadi ramuan yang sangat efektif untuk melawan bakteri penyebab jerawat.

Penggunaan kunyit untuk menghilangkan jerawat ada dua cara yaitu penggunaan secara oral dan topikal. Tapi, jika kamu mau mendapatkan manfaat kunyit dengan cara topikal, contohnya sebagai masker, usahakan untuk tidak membiarkan masker kunyit ini terlalu lama karena bisa membuat permukaan kulit menjadi kuning.

3. Mencegah kerusakan kulit akibat sinar matahari

Sinar UV yang dihasilkan sinar matahari menjadi musuh utama kulit. Sebab, sinar UV dapat menyebabkan munculnya garis halus, kerutan, hiperpigmentasi, dan kanker kulit. Tapi jangan khawatir, kunyit memiliki kemampuan untuk memperlambat penuaan serta kerusakan pada kulit akibat dari paparan sinar UV.

Dalam sebuah studi, para ilmuwan membuktikan bahwa senyawa antioksidan yang terdapat dalam kunyit dapat memperbaiki kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari langsung pada tikus percobaan secara signifikan. Selain itu, mereka juga menyebutkan jika hal ini bisa bermanfaat untuk mencegah terjadinya penuaan pada manusia.

Baik Untuk Kesehatan, Ini 3 Makanan Lezat Yang Kaya Akan Tembaga

Tembaga merupakan salah satu jenis mineral yang di butuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang sedikit saja. Fungsi tembaga bagi tubuh adalah untuk membantu pembentukan sel darah merah, tulang, dan beberapa enzim penting lainnya. Mineral satu ini juga memiliki peran dalam pemrosesan kolesterol, tumbuh kembang bayi dalam kandungan, dan fungsi imun tubuh.

Tubuh tidak dapat memproduksi tembaga secara alami, maka dari itu kita sangat di haruskan untuk mencukupi kebutuhan tembaga melalui makanan. Pada dasarnya, seseorang akan membutuhkan asupan tembaga 900 mg sehari, dan untuk ibu hamil harus mendapatkan 1 sampai 1,3 mg sehari.

Lantas makanan apa saja yang bisa membantu memenuhi kebutuhan asupan tembaga harian tubuh? Berikut ini ada beberapa daftar makanan yang bisa kamu andalkan.

1. Tiram

Tiram merupakan hewan laut yang bisa di sajikan dengan dua cara yaitu di masak atau di makan mentah tergantung selera. Tiram menjadi salah satu makanan laut yang tinggi nutrisi seperti selenium, seng, dan vitamin B12 namun tetap rendah kalori.

Bukan hanya itu, ternyata tiram juga menyediakan tembaga yang di butuhkan oleh tubuh. Dalam 100 gram tiram, kita bisa mendapatkan 7,6 mg tembaga dan itu sudah memenuhi 844 persen kebutuhan asupan harian tubuh.

2. Jamur shitake

Jamur shitake memiliki rasa gurih dengan tekstur yang sangat cocok bagi kamu yang ingin atau sedang melakukan diet makanan nabati. Jamur shitake yang sudah di olah menjadi masakan juga mengandung tembaga sebanyak 1,3 mg, dan ini sudah mencukupi 144 persen kebutuhan harian tubuh. Selain tembaga, shitake juga menjadi sumberĀ  asam pentotenat dan seng yang baik.

Konsumsi jamur shitake nyatanya juga bisa membantu menghambat pertumbuhan tumor pada kanker tertentu berkat kandungan gula yang bernama lentinan.

3. Tahu

Tahu menjadi salah satu sumber protein terbaik pengganti daging dan baik untuk di konsumsi orang-orang yang menjalani diet nabati. Dalam satu gelas tahu bisa menyediakan protein yang setara dengan 7 butir telur.Selain itu, tahu juga menyediakan sumber serat dan zat besi yang di butuhkan oleh tubuh. Kandungan tembaga dalam tahu juga banyak dan sudah bisa mencukupi 106 persen kebutuhan tubuh.

Tembaga memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan tubuh, maka sangat di anjurkan untuk mencukupi kebutuhan tembaga harian kamu agar kesehatan tubuh bisa terjaga dengan baik.