Jamez Cedera, Bagaimana Nasib Kolombia Ketika Hadapi Inggris ?

Kolombia harus bahagia bisa lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018, sebelumnya mereka sempat di kalahkan oleh Jepang pada pertandingan, padahal Samurai Biru tidak di unggulkan dalam pertandingan tersebut. Tapi perlahan Radamel Falcao Cs mulai bangkit dan berhasil menyapu dua kemenangan pada pertandingan terakhir di penyisihan Grup. Salah satu nama yang menjadi perhatian adalah penampilan dari Jamez Rodriguez yang tampil mengesankan, meski tidak banyak mencetak gol seperti pertandingan Piala Dunia 2014 yang lalu,tapi pemain Bayern Munchen ini menjadi kreator serangan dan telah mengemas tiga assist sejauh ini.

Akan berhasilnya Kolombia melaju ke babak 16 besar untuk menantang Inggris mendapatkan resiko, sebab Jamez mendapatkan cedera betis ketika melawan Senegal pada partandingan terkahir di fase Grup tersebut. Apakah Jamez akan dapat bermain melawan The Three Lions Inggris ?

Bintang Kolombia,James Rodriguez hanya bertahan setengah jam di pertandingan penting Grup H ketika melawan Senegal. Dengah ia harus mengalami cedera pada betisnya.
James Rodriguez digantikan oleh Luis Muriel melawan Senegal dan BBC 5Lima komentator Pat Nevin mengatakan: “Itu tampak seperti ketukan kecil awal bagi saya, tetapi sejak saat itu, Rodriguez tampak seolah-olah dia tidak ingin dekat dengan pemain.’’

“Sangat mengecewakan bagi Kolombia karena dia adalah pesepakbola yang sangat bagus dan dia akan sangat merindukan mereka.”

Bos Kolombia Jose Pekerman tampak terkejut dan prihatin dengan cedera Rodriguez melawan Senegal.

Dia berkata: “Saya sangat khawatir. Ini adalah situasi yang sulit bagi tim saya dan topik yang dapat mengungguli yang lainnya.

“Ini bukan situasi yang nyaman bagi kami. Dia berlatih normal kemarin, dia benar-benar fit, tidak ada tanda-tanda cedera. “

Namun dia menambahkan bahwa dia tidak akan tahu apakah Rodriguez bisa bermain melawan Inggris sampai setelah pemeriksaan medisnya.

“Tetapi saat ini saya tidak tahu di mana dia berdiri untuk menjadi jujur.

“Semoga akan ada kabar baik setelah dia menjalani pemeriksaan medis.”

Dan telah dipastikan bahwa Rodriguez melewatkan pelatihan pada hari Jumat menjelang pertandingan Selasa malam dengan Inggris.

James Rodriguez adalah pahlawan dari kampanye Piala Dunia 2014 di Kolombia.

Dengan striker Falcao Absen pada 2014 yang lalu membuat Rodriguez melangkah untuk mencetak enam gol dan memenangkan Golden Boot sebagai gelandang tengah.

Sebelum Bermain Di Babak 16 Besar, Mari Intip Statisik Belgia Di Piala Dunia 2018

Timnas Belgia menjadi sorotan usai mereka menjadi tim paling subur dalam turnamen Piala Dunia 2018, mereka bahkan lebih baik dari Prancis soal kreavitas golnya. Apalagi mereka menajadi yang pertama sebagai tim yang berhasil menang dengan tiga kali kemenangan secara beruntun. Tidak hanya tim yang di asuh oleh Roberto Martinez memiliki skuat yang merata yang bermain untuk klub klub top Primer Leangue.

DI bawah Belgia ada Russia yang menjadi salah tim yang Produktif dengan dua kali meraih kemenangan, meski sempat takluk oleh Uruguay dengan skor telak. Dan meski sama sama bisa mencetak banyak gol, Belgia merupakan tim yang idientik untuk mengandalkan skema tiga penyerang mereka untuk mendulang gol. Sedangkan Russia lebih cenderung dengan permainan tim, yang membuat para pemain bertahan mereka juga bisa mencetak gol.

Melihat stastisik keduanya jelas akan lebih dominan Belgia untuk unggul, sebab dengan tiga penyerang saja yang di moroti oleh Romelu Lukak, mereka bisa menyapu bersih tiga laga di Grup G bersama Inggris, Tunisia, dan Panama. Dan Martinez memang sangat mengandalkan lini depannya untuk mencetak gol.

Belgia  juga menjadi tim ketiga yang mampu melepaskan tembakan ke gawang lawan dengan raihan 38 kali, kalah dengan Jerman dengan 41 tembakan dan Brazil 43 tembakan.

Namun jika di lansir oleh Opta jika Belgia merupakan tim yang mampu memiliki akurasi tembakanya yang menemui sasaran, dari 38 kali percobaan saja Eden Hazard dan kawan kawan bisa menembak dengan 18 kali menyasar gawang lawan.

Ketiga penyerang Belgia sendiri yakni Hazard,Lukaku dan Martenz merupakan andalan dari Roberto Maritinez.

 

Melawan Maroko Merupakan Harga Mati Untuk Spanyol

Gelandang Timnas Spanyol, Sergio Busquet mengungkapkan jika dirinya meminta semua rekan rekannya yang berada di skuat untuk tidak meremehkan kekuatan Maroko yang tampil cukup bagus kendati harus kalah. Mereka sendiri menurut Busquet akan mencoba habis habisan dalam parta terkahir kendati mereka terancam tidak lolos.

Busquet sendiri menambahkan jika timnya harus bermain dengan skuat tenaga ketika bertanding melawan Maroko 26-06-2018 dini hari WIB.

Apalagi dengan berhasil memenangkan pertandingan melawan Maroko, maka tim Matador dapat meraih poin maksimal dan berada di puncak klasmen sementara di Grup B PD 2018.

Bagi Sergio jika semua tim masih memiliki semua peluang yang sama melihat pada pertandingan terakhir penyisihan Grup merupakan laga laga yang amat dramtis dan melihat Portugal dan Iran yang akan saling berhadapan juga memiliki peluang yang sama dengan Spanyol untuk mengamankan satu tiket bersama mereka agar lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018.

”Jika kami menang dalam pertadingan melawan Maroko, maka kami bisa aman dari mereka. Namu mereka Maroko tidak akan membiarkan kami menang dan akan mencoba melakukan yang terbaik, dengan kualitas bermain mereka yang lumayang bagus.”

”Kami juga banyak menilai tim tim yang menjadi favorit yang harus terjungkal ketika menghadapi Undedog yang tidak di unggulkan. Dengan demikian kami harus berhati hati pada pertandingan Matchday terakhir Grup B.

Bagi Busquet sendiri ia menilai jika kualitas yang dimiliki oleh Maroko amat bagus mengingat mereka harus takluk pada dua pertandingan yang lalu, dan bermain dengan amat bagus.

”Mereka tidak pantang menyerah meski mereka meneroma kekalahan sebanyak dua kali.” ucap gelandang Barcelona ini.

Pjanic Ikut Sarri Ke Chelsea ?

Pemain andalan Juventus yakni Miralem Pjanic dikabarkan akan segera bergabung dengan Chelsea dengan bandrol mencapai 70 juta poundsterling.
Playmaker Bosnia tampaknya sedang menuju Stamford Bridge untuk bergabung dengan Maurizio Sarri yang akan di resmikan kurang dari dua hari ini.

Itu menurut mantan direktur Juventus Luciano Moggi, yang memberi tahu manegement Juve bahwa pemain asal Bosnia itu akan terhubung dengan bos baru Maurizio Sarri di Stamford Bridge.

Chelsea belum mengumumkan rencana mereka mengenai masa depan Antonio Conte, tetapi secara luas diyakini bahwa juara  Premier League 2016 itu dan pemenang Piala FA 2017 akan dipecat oleh Roman Abramovich untuk membuat Sarri segera bergabung dengan The Blues.

Chelsea sendiro belum melakukan penandatanganan di bursa transfer karena situasi manajerial mereka saat ini.

Tetapi dengan mantan bos Napoli,Sarri diharapkan akan diumumkan pada awal pekan depan, tampaknya Chelsea telah mengatur operasinya pada kesepakatan mengenai playmaker Pjanic.

Mantan bintang Roma ini dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik Serie A, dan salah satu pemain terbaik soal melakukan presing di sepak bola eropa saat ini.

Sarri terkenal karena taktik berbasis  menyerangnya dan tampaknya telah memperuntukkan Pjanic sebagai orang yang akan memainkan taktik Sarri di Chelsea.

Mantan pemimpin Juve, Moggi, menganggap itu hampir jadi kesepakatan, dan para penggemar Chelsea pasti akan menunggu dengan cemas untuk melihat apakah ada kedatangan baru di London Barat selama beberapa minggu mendatang.

Raksasa Spanyol Barcelona dan Real Madrid juga diperhitungkan tertarik dengan Pjanic.

Namun Juventus menganggapnya sebagai salah satu pemain terpenting mereka dan saat ini mencoba untuk mengikatnya dengan kontrak jangka panjang yang baru.

 

PD 218 : Swedia 1-0 Korea Selatan

Pertandingan antara Swedia dengan Korea Selatan harus di tentukan oleh teknologi ternyara VAR yang baru saja di terapkan oleh FIFA.Kemenangan Swedia sendiri di tentukan oleh penalti Andreas Granqvist pada menit ”65. Vonis penalti yang di dapat setelah wasit maninjau tayangan ulang melalui Video bantu wasit yakni VAR, Dengan hasil ini Swedia menyamai Meksiko di puncak klasmen Grup F dengan koleksi tiga poin berkat kemenangan identik 1-0. Korea Selatan menemani Jerman di peringkat ketiga dari empat poin yang di dapatkan.

Jika melihat dari data Statistik, Swedia memang pantas menang karena menguasai laga dan menciptakan empat perluang emas. Sebaliknya Korea Selatan tidak mampu menciptakan satu tembakan tepat sasaran selama 90 menit pertandingan.

Pertandingan berjalan dengan tempo sedang pada 15 menit pertama. kedua tim terlihat masih mencari cari bentuk permainan terbaiknya di awal laga.

Peluang emas bagi Swedia terjadi pada menit ”20 Marus Berg yang sudah berhadapan dengan kiper Cho Hyun Woo gagal memanfaatkan peluang. Sedangkan tendangan kaki kirinya masih mengenai kaki sang kiper.

Dengan hal ni Swedia akan berhak menghadapi pertandingan selanjutnya untukk lolos ke 16 besar Piala Dunia dengan demikian hal ini membuat mereka dapat bermain dengan sanagat baik.

Apalagi para pemain muda mereka tengah bermain dengan kondisi on fire sedangkan mereka merupakan tim kuda hitam yang cukup di perhitungkan melihat permainan mereka yang menyerang dengan sangat bagus. Menarik melihat kiprah Swedia di partai selanjutnya apalagi dengan pertandinagn merekan yang harus berhadapan dengan Jerman pada pertandingan berikutnya.

Hasil Piala Dunia 2018 Grup E : Brazil 2-0 Kosta Rika

Bintang timnas nasional Brazil Neymar Jr, terlihat menangis sesaat pertandingan berakhir meski timnya menang dengan skor 2-0 atas Kosta Rika di laga kedua Grup E PD 2018, Jumat 22/06/18, malam. Masih belum di ketahui alasan dari bintang PSG Itu yang  menangis di pertandingan tersebut, dengan pemain berusia 26 tahun itu mencetak satu gol di menit menit akhir pertandingan.

Seperti diketahui, Neymar memang mendapatkan banyak kritikan ketika gagal mengeluarkan performa terbaiknya saat laga perdana Grup E PD 2018 melawan Swiss, Alhasil tim Samba julukan Brazil hanya mampu meraih hasil imbang dengan skor 1-1 di pertandingan tersebut.

Maka dari itu, saat melawan Kosta Rika, Neymar memang tampil ngotot di sepanjang laga berlangsung ia kerap kali membahayakan gawang Kosta Rika yang di kawal oleh Kaylor Navas.

Dengan gol yang di ciptakan Neymar di pertandingan melawan Kosta Rika, tentu saja hal tersebut seakan akan menjawab segala kritikan pedas yang di tunjukan kepadanya. APalagi kemenangan atas Kosta Rika tersebut sangat penting bagi tim asuhan Tite untuk memberikan mereka kesempatan untuk lolos ke babak berikutnya.

Pasalnya Brazil hanya cukup meraih hasil imbang saat akan bertanding melawan Serbia untuk lolos ke babak 16 besar di PD 2018. Tentu hal tersebut sangatlah berguna karena Serbia pun merupakan tim yang tidak bisa di anggap remeh di Grup E ini.

Dengan demikian Tite sendiri bisa mengistirahatkan beberapa pemain bintangnya jelang pertandingan melawan Serbia untuk membuat para pemain siap dalam babak 16 besar P D 2018 mendatang. Apalagi dengan banyak tim unggulan yang lolos ke babak 16 besar, bisa saja Brazil akan bertemu lawan yang tangguh.

 

5 Pemain Yang Di Prediksi Akan Memainkan Laga Piala Dunia Terakhirnya Di Russia

Piala Dunia 2018 yang di gelar di Russia mungkin merupakan turnamen yang sangat penting bagi semua pesepak bola prosional, apalagi turnamen tersebut meruapakan turnamen yang dapat mengharumkan nama negara sang pemain jika berhasil membawa timmnasnya untuk lolos ke babak yang lebih jauh lagi.

Bagi beberapa pemain muda ajang Piala Dunia sendiri merupakan laga yang amat bergengsi guna memberikan pengalaman yang lebih baik di level Internasional mereka, namun ada beberapa pemain yang terbilang telah sangat berpengalaman dalam laga laga Internasional bersama negaranya. Piala Dunia, Piala Europa, dan Coppa Amerika merupakan sederet ajang yang sangat bergengsi bagi setiap pemain,

 

Thiago Silva

Pemain berusia 34 tahun ini merupakan pemain andalan timnas Brazil apalagi sang pemain telah di mengalami penurunan performa dalam beberapa musim terakhir. Meski telah menjadi salah satu pemain yang masih di andalkan oleh tim Samba, akan sulit melihat Silva untuk kembali berlaga pada gelaran Piala Dunia Qatar pada tahun 2022 mendatang.

 

Andrees Iniesta

Iniesta sendiri merupakan pemain yang menjadi serjarah bagi warga Spanyol melihat ia merupakan pemain yang menciptakan gol kemenangan pada Piala Dunia 2010 yang lalu, ketika menghadapi Belanda pada partai final. Gol tunggalnya membuat tim Matador Spanyol berhasil meraih Piala Dunia pertama mereka pada 2010 yang lalu.Dengan usianya yang telah memasuki 34 tahun akan sulit melihat Iniesta akan berlaga di Qatar dalam ajang Piala Dunia tersebut. Apalagi pemain yang baru memutuskan pergi dari Barcelona ini telah mengalami penurunan performa.

 

Manuel Never

Kiper anadalan timnas Jerman ini merupakan pemain yang sudah sangat berpengalaman di pentas Internasional debutnya pada 2008 ketika bermain di Piala Eropa, ia menjadi kepercayaan dari Joachim Loew untuk mengisi posisi kiper utama menggantikan James Lehman. Kiper berusia 34 tahun itu sendiri sejatinya masih bisa bermain hinga tiga musim kedepan di Piala Dunia. Apalagi semenjak mengalami cedera lutut parah bersama Bayern pada musim lalu, penampilan Never telah menurun di tambah dengan beberapa juniornya yang siap menggantikannya  seperti Mark Andre Stergen, Loris Karius hingga Brend Leno, maka akan sulit melihat aksi Never pada Piala Dunia 2022 yang akan datang.

 

Lionel Messi

Lionel Messi sejatinya masih berumur 30 tahun dan pada september mendatang baru akan berusia  31 tahun, ia sendiri sebenarnya masih bisa bermain di Piala Dunia Qatar, namun pada tahun  2016 ia sempat memutuskan pensiun bersama Argentina usai ia gagal membawa tim Tango menjuarai Coppa Amerika melawan Chile di final, ia pun memutuskan untuk pensiun, akan tetapi Mega bintang Barcelona ini kembali menarik ucapannya untuk pensiun mengingat Argentina berhasil lolos ke Piala Dunia Russia, tapi jika Argentina kembali gagal menjurai Piala Dunia pada 2018 jika berhasil memasuki babak final. La Pulga mungkin akan segera memutuskan untuk pensiun.

 

Cristiano Ronaldo

Ronaldo yang tahun ini berusia 33 tahun, sangat menikmati Piala Dunia di Russia usai ia berhasil menjuarai Piala Eropa bersama Seleccao pada 2016 yang lalu. Dan di level klub sendiri pemain berjuluk CR7 ini berhasil menghantarkan klubnya Real Madrid menjuarai Liga Champion ketiga secara beruntun. Menarik memang memilihat aksi Ronaldo di Piala Dunia 2018 tahun ini apalagi ia tengah menjadi top skor sementara di ajang empat tahunan tersebut dengan torehan empat gol sejauh ini. Jika mega bintang Real Madrid itu berhasil membawa Portugal menjurai Piala Dunia untuk pertama kalinya pada tahun ini, bukan tidak mungkin kita semua tidak akan menyaksikan aksinya lagi pada Piala Dunia Qatar 2022 mendatang mengingat ia telah mendapatkan banyak hal selama kariernya sebagai pesepak bola profesional.

Arsenal Akan Datangkan Bernd Leno Dan Lucas Torreira Sekaligus

Arsenal diberitakan sangat dekat dengan Bernd Leno dan Lucas Torreira dalam penandatanganan ganda 48 juta Poundsterling  yang terbilang murah bagi klub sekelas The Gunners.
Penjaga gawang Bayer Leverkusen dan gelandang Sampdoria tersebut di kabarkan telah menuju ke London untuk bergabung dengan pasukan Unay Emery di Emirates.

Daily Mail  melaporkan jika kiper Bayer Leverkusen dan gelandang Sampdoria berada di ambang kesepakatan untuk bergabung dengan Arsenal.

Mereka mengatakan mantan bos Paris Saint-Germain itu yakni  Emery langsung ngotot untuk mendatangkan dua pemain tersebut. Emery sendiri telah berhasil mendatangkan satu pemain dengan kontrak bebas dari Juventus untuk bek kanan Stephan Lichtsteiner dan 16 Juta poundsterling untuk bek tengah  Borussia Dortmund, bek Sokratis Papastathopoulos diperkirakan akan menyusul sebentar lagi.

Hal ini diklaim Arsenal memulai pembicaraan dengan Leno dan Torreira pekan lalu.

Langkah untuk untuk menandatangani  Leno, yang akan menelan biaya sekitar 22 juta poundsteling yang tidak bermain dalam Piala Dunia 2018 dan kiper Peter Cech yang telah berusia 36 tahun akan di lepas oleh klub pada musim depan.

Leno sendiri merupakan pemain yang sangat berkontribusi bagi Bayern Leverkusen di Jerman mengingat ia membantu klub asal Jerman tersebut menembus liga

Sementara gelandang berusia 22 tahun, Torreira tengah berada di Rusia dengan Uruguay yang sedang bermain di ajang Piala Dunia Russia.

Arsenal dikatakan siap untuk menghabiskan lebih dari 25 juta poundsterling melihat biaya tersebut tidak terlalu mahal dengan usianya yang masih muda dan masih berkembang.

Mereka juga tertarik dengan gelandang PSG berusia 17 tahun, Yacine Adli.

Emery telah diberi dana untuk membangun kembali oleh kepala Arsenal Ivan Gazidis ketika klub London Utara itu berusaha kembali ke setidaknya empat besar setelah dua tahun keluar dari Liga Champions.

Meskipun Lakukan Blunder Fatal Posisi De Gea Akan Tetap Nomor 1

Kiper timnas Spanyol David De Gea menjadi bahan olok olok oleh banyak penggemar sepak bola usai dirinya melakukan blunder fatal yang membuat Cristiano Ronaldo mencetak Hatrick kegawangnya.

Spanyol sendiri harus bermain imbang dengan Portugal pada grup B di Piala Dunia dengan skor 3-3. Spanyol sendiri sempat unggul di babak kedua dengan skor 3-2 namun sayang tendangan bebas Ronaldo pada menit ke-88 langsung berbuah gol yang membuat ia mencetak hatrick ke gawang De Gea.

Yang menarik adalah gol kedua yang di ciptakan Cr7 yang membuat De Gea melakukan blunder fatal dengan sering di kait katikanya dengan kiper Liverpool Loris Karius yang juga melakukan Blunder ketika menghadapi Real Marid.

Posisi De Gea sendiri kabarnya terancam dengan kebobolan sebanyak tiga gol oleh sosok Ronaldo, ia di prediksi tidak akan tampil lagi pada pertandingan berikutnya menyusul blunder fatal yang dilakukannya.

Pada pertandingan tersebut memang kehebatan De Gea di mistar gawang menjadi pertanyaan banyak orang, apakah ia pantas menjaga gawang timnas Spanyol , padahal ketika membela klubnya Manchester United ia tampil garang di Mistar gawang.

Rekan setimnya Gerard Pique sendiri menyatakan jika De Gea merupakan kiper terbaik dunia, dan ia mamiliki posisi yang tetap di timnas Spanyol yakni tetap  menjadi kiper nomor 1 di timnas.

”David merupakan kiper terbaik dunia, dia telah melakukanya beberapa musim terakhir. Saya pikir tidak adil melakukan krtikikan terhadap dirinya melihat begitu bagus penampilannya. Semua pemain terbaik dunia pernah melakukan kesalahan. Jadi saya pikir posisi nya di timnas akan tetap menjadi nomor 1.

David De Gea : Tidak Bunuh Orang Saja Dikritik, Luar Biasa

Penjaga gawang timnas Spanyol David  De Gea mengaku kecewa dengan kritikan yang di terimanya usai ia harus menjadi bahan olok olok karena Cristiano Ronaldo berhasil mencetak Hatrick ke gawangnya ketika Spanyol berjumpa Portugal dalam fase grup B Piala Dunia 2018.

De Gea sendiri harus sial gawangnya di bobol oleh bintang Real Madrid tersebut apalagi gol kedua Ronaldo sempat di tepis oleh penjaga gawang Manchester United malah masuk ke gawanya sendiri Blunder tersebut lah yang membuat sosok yang santer dikabarkan diburu oleh Real Madrid mendapatkan kritikan pedas dari para pengamat sepak bola.

Kipert utama timnas Spanyol sendiri memang tidak berhasil mengeluarkan kemampuan terbaiknya seperti ketika bermain untuk Manchester United. Terbukti tiga shoot on target Portugal berbuah tiga gol untuk pertandingan yang berjalan imbang tersebut.

”ini tidak adil, ketika anda berhasil membuat banyak penyelamatan dan melakukan satu blunder maka yang akan di ingat oleh orang adalah satu kesahalan yang anda lakukan.

”Tendangan Ronaldo memang sangat kuat saya sempat menahannya namun bola tersebut terlepas begitu saja, dan saya akui posisi kaki saya telah salah. Jadi ini seperti saya tidak membunuh seseorang namun terus dikritik.”ucap kiper Manchester United.

Jalannya Pertandingan

Timnas Spanyol sendiri sempat tertinggal oleh gol penalti Ronaldo pada menit ke 24” usai kapten Portugal itu di langgar oleh Nacho Fernandes di dalam kotak penalti. Ronaldo yang menjadi algojo langsung menuntaskan kesempatan tersebut dengan sangat baik, Portugal pun unggul 1-0.

Melihat mereka tertingal, Sergio Ramos dan kawan kawan langsung memiminta rekan rekannya untuk langsung mendominasi pertandingan, Menit ke 30” Diego Costa yang tidak terjaga dengan baik berhasil menciptakan gol dengan tanpa kawal sang striker melepas tembakan datar keras hingga membuat kiper Rui Patricio mati langkah, skor imbang pun tak terelakan.

Kembali dan Kembali Ronaldo menjadi sosok yang di sorot usai berhasil membuat Portugal kembali unggul dengan skor 2-1 berawal dari kesalahan lini pertahan Spanyol yang memberikan ruang  kepada mantan penyerang Manchester United hingga melepaskan tembakan keras datar yang sempat di tepis oleh David De Gea namun sayang bola tersebut telepas dari tanganya hingga membuat Portugal kembali unggul

Spanyol tampaknya di buat tak percaya diri oleh Portugal, mereka yang kembali tertingal kembali mencoba menyerang pada menit 57” Diego Costa kembali berhasil menyamakan kedudukan berawal dari umpan yang diberikan oleh Nacho di sisi pertahanan kiri Portugal dan Costa sendiri tak terjaga oleh defender Portugal yang membuatnya mudah untuk menyamakan kedudukan.

Tim Matador yang terus mendominasi langsung mencoba terus menyerang hingga berhasil unggul atas Portugal di menit ke 69” Nacho Fenandes berhasil membalas kesalahannya atas penalti Ronaldo dengan menembak dari luar kotak Penalti hingga membuat Rui Patricio kembali mati langkah Spanyol pun unggul dengan skor 3-2.

Seleccao yang tak ingin kalah begitu saja langsung mencoba bangkit guna mencuri satu poin dari Spanyol, kali ini Ronaldo memang menujukan siapa dia sebenarnya dengan berhasil mencetak Hatrick ke gawang David De Gea, Pada menit ke 88” CR7 yang mengambil tendangan bebas dengan jarak 33 Meter berhasil melepaskan tendangan bebas yang indah untuk menghujam De Gea untuk ketiga kalinya. Portugal pun berhasil menahan imbang Spanyol dengan skor 3-3.